Oleh: arifrahmanhakim | 18 Maret, 2008

SEPOHON KAYU

Ambarawa, dinihari.
Awal maret 2008

Sepohon kayu daunnya rimbun
Lebat bunganya serta buahnya
Walupun hidup seribu tahun
Bila tak sembahyang apa gunanya

Kami bekerja sehari-hari
Untuk belanja rumah sendiri
Walaupun hidup seribu tahun
Bila tak sembahyang apa gunanya

Kami sembahyang fadu sembahyang
Sunahpun ada Bukan sembarang
Supaya Alloh menjadi sayang
Kami bekerja hatilah riang

Kami sembahyang limalah waktu
Siang dan malam sudahlah tentu
Hidup dikubur yatim piatu
Tinggallah seorang dipukul dipalu

Dipukul dipalu sehari-hari
Barulah ia sadarkan diri
Hidup didunia tiada berarti
Akhirat disana sangatlah Rugi

Syair oleh Ustad UJE


Tanggapan

  1. Indah sekali …
    terkenang masa lalu …
    Thank’s for the lyrics


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.